Hal yang harus Wanita mengerti saat marah

Standar

Image

Sering kita lihat entah itu di dunia nyata, dunia maya bahkan di dunia lain sekalipun keegoisan wanita terhadap pasangannya jika si pria sedang melakukan aktivitas yang membuat si doi merasa tercampakkan. ujung-ujungnya para wanita tersebut emosi dengan sendirinya.
Apa kamu tahu? para lelakimu yang manis itu begitu santai menanggapi hal tersebut, tidak lain karena sebuah alasan yang membuat kamu hidup bertahun-tahun dengannya. Setelah kejadian itu paling-paling kalian bertengkar hebat,lalu dari situ menjadi pelajaran bersama kemudian berakhir bahagia. Happy ending yang kamu rasakan, namun jika kamu lebih lebar membuka mata serta wawasan, kamilah yang paling tersiksa, kamilah manusia manusia merugi. Kenapa? karena :

  • Jika di dunia nyata, berada di sebelah kamu saat emosi yang seperti cacing di dasar bumi terdalam itu seperti saat kami sedang menikmati kartun Doraemon yang telah dinikmati bertahun-tahun di minggu pagi tiba-tiba tayang acara musik terdahsyat yang suka goyang senam (hampir) pinggul diiringin DJ super imut yang cuma nge-enter playlist di opening-ending, bawaannya pengen hijrah aja ke dunia lain.
  • Jika di dunia maya, kamu pastinya akan selalu memposting hal hal yang berbau kemarahan atau kekecewaan di saat itu. Dunia maya bagi kamu memang seperti sebuah di catatan kecil di atas kasur walaupun sebenarnya itu adalah diary virtual digital (udah agak canggihan dikit namun tetep aja bersifat publik), tapi ada beberapa hal yang semestinya bersifat pribadi tidak untuk menjadi santapan publik. Saat kamu memposting kemarahan dan kekecewaan itulah yang tadinya bersifat pribadi seketika terpublikasi. Nah ini point paling penting yang harus kamu sadari dan mengerti, bukan santapan yang kami terima melainkan tunggakan. u know tunggakan? ibarat berada di sebuah rumah makan mewah, datang seorang juru masak, bukannya menyajikan santapan,malah memberikan tunggakan kepada orang yang padahal memesan air putih pun tidak. Maksud disini tidak lain bahwa seseorang hanya ingin menikmati segala kemudahan yang diberikan oleh internet namun yang TER-AKSES hanyalah kemarahan dan kekecewaan kamu yang berimbas kepada kebosanan seseorang saat membuka media sosial yang belum menikmati indahnya Internet bahkan belum sempat membuka situs fav. Itulah sebabnya kenapa kami termasuk pada golongan orang-orang merugi.

Semoga setelah membaca tulisan ini kamu tidak semakin terbuai dan segera sadar bahwa yang kamu lakukan itu sangat mempengaruhi psikologis kehidupan kami saat menyeduh air putih didalam teko. Wassalam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s